Minggu, 05 Januari 2014

Tertarik ke Taman Jomblo ??

Taman Jomblo Jadi Tempat Nongkrong Baru di Kota Bandung

Keasrian Bandung yang dijuluki Kota Kembang ini sudah menjadi rahasiah umum. Taman kota yang mudah kita temui menjadikan Kota Bandung terlihat lebih indah dan menarik untuk dikunjungi oleh warga Bandung ataupun dari luar Bandung. Pengunjung taman kota-pun bukan hanya kaum muda saja, melainkan dari semua kalangan dengan tujuan yang bervariatif., dari mulai melepas penat sambil menikmati pemandangan taman, tempat bermain, foto-foto, atau sekedar nongkrong disela-sela aktivitasnya.
Kali ini yang menjadi pusat perhatian warga Bandung khususnya adalah dengan diresmikannya Taman Pasupati atau Taman Jomblo (4/1/2014) oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil yang berlokasi di Jln. Tamansari, Kota Bandung, tepatnya di bawah jalan layang Pasupati.
Taman yang lebih dikenal dengan sebutan Taman Jomblo ini cukup menarik perhatian masyarakat, khususnya kota Bandung. Dikarenakan keunikan dari namanya yang didedikasikan bagi para jombloan ataupun jombowati agar tidak merasa sendiri karena belum memiliki pasangan kekasih. Penataan tamanpun disesuaikan dengan nama taman itu sendiri, yakni kursi yang berada di Taman Jomblo berjumlah 60 berbentuk kubus dengan berbagai ukuran, akan tetapi pada dasarnya  hanya muat untuk diduduki satu orang saja.
Selain sebagai area untuk bersosialisasi dan berkomunikasi satu sama lain, taman ini juga memiliki fasilitas lain seperti wifi, dan juga arena skateboard berskala internasional. Ini ditujukan agar kretivitas para penggemar skateboard khususnya bisa lebih aktif di tempat yang telah disediakan. Jadi tidak lagi mempertarukan nyawanya dengan bermain skateboard di pinggir jalan.
Dengan dibangunnya Taman Jomblo diharapkan kaum muda khususnya lebih kreatif dan inovatif, menggunakan waktu luangnya untuk hal-hal positif dan bermanfaat. Tidak hanya sekedar nongkrong, tapi juga sebagai sarana bersosialisasi dan komunikasi dengan sesamanya. Sehingga tidak lagi ada kaum muda yang menyia-nyiakan masa mudanya dengan melakukan tindakan- tindakan anarkis ataupun kriminalisme.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar